amalan amalan hati

Rabu, 11 Mei 2016

GAMBARAN TENTANG PENGHUNI NERAKA

Pernahkah kita membayangkan saat awan panas dari letusan gunung berapi menyapu seluruh kawasan yang berada di sekitarnya? Lalu lahar panasnya melahap semua pemukiman warga dan ladang-ladang yang subur? Letusan gunung berapi yang dahsyat jutaan tahun yang lalu meninggalkan cerita serta membuat iklim dunia berubah.

Namun, dahsyatnya tragedi ini tidak sedahsyat dengan apa yang ada pada neraka. Pernahkah Anda terbakar di dalam api yang membara? atau yang paling kecil saja, apakah Anda bisa menahan panas saat Anda tersentuh api yang ada pada ujung puntung rokok 5 detik saja? jawaban Anda pastilah tidak.


Gambaran Para Penghuni Neraka

Padahal, itu hanyalah api dunia. Dan kita sebagai umat Islam pasti percaya bahwa neraka itu ada. Allah SWT berfirman:

"Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu? Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih, dan dalam naungan asap yang hitam. Tidak sejuk dan tidak menyenangkan." [QS. Al-Wāqi`ah ayat 41-44]

Mari kita bayangkan, di neraka tidak ada air untuk mengurangi dahaga, tidak ada udara untuk menyegarkan raga dan tidak ada tempat berlindung dari siksaan itu. Api neraka itu menghancurkan semuanya hingga tak ada yang terseisa.

Rasulullah SAW bersabda: "Api yang kita kenal di dunia ini adalah sepertujuh puluh bagian dari api neraka," seorang berkata, "Ya Rasulullah, sudah cukup, sudah cukup!" Rasulullah bersabda, "Api neraka itu laksana api yang kita kenal ditambah 69 bagian yang setara." [HR. Bukhori]

Maka, bayangkanlah panasnya neraka yang bila mengenai telapak kaki maka mendidihlah kepala kita. Maka masihkah kita lalai dalam menjalankan perintah agama?

Pedihnya Siksa Neraka


Rasulullah SAW pernah melihat Sidratul Muntaha, yaitu tempat tertinggi di langit ke-7. Dalam peristiwa Isra' Mi'raj itu, Rasulullah diantar oleh Jibril untuk melihat surga dan neraka.

Rasulullah SAW bersabda, "Demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, seandainya kamu melihat apa yang aku lihat, pasti kamu akan sedikit tertawa dan banyak menangis." Lalu para sahabat bertanya, "Apa yang engkau lihat wahai Rasulullah?" Rasulullah menjawab, "Aku melihat surga dan neraka." [HR. Muslim]

Semoga kita dipertemukan dengan keindahan surga yang penuh dengan kenikmatan, dan dijauhkan dari siksa neraka, Amin ya Rabbal 'alamin. Kita diwajibkan untuk mengimani surga dan neraka tanpa perlu menanyakan letak keberadaannya, karena hanya Allah yang mengetahui letak dan tempatnya.

Pernahkah kita merasakan kulit kita terbakar? sakitnya belum seberapa, api neraka akan membakar habis seluruh kulit manusia tetapi Allah menggantinya dengan kulit yang baru hingga kulit itu akan terus menerus merasakan betapa pedihnya terbakar api.

Allah SWT berfirman,

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [QS. An-Nisa ayat 56]

Orang-orang kafir akan di siram di atas kepalanya dengan air yang sangat panas hingga menembus dan meleburkan semua isi perut manusia. Kemudian wajah mereka akan dinistakan hingga mereka pada keadaan buta, tuli dan bisu pada hari itu.

Mereka juga akan diseret di atas muka mereka dengan leher yang terbelenggu rantai. Para penghuni neraka tidak akan diberi makanan dhari' dan zaqqum inilah jenis pohon berduri yang tidak memberikan manfaat apapun.

Jika mereka memakannya maka perut mereka akan mendidih seperti air panas. Dan jika mereka haus tak tertahankan mereka akan berebut untuk meminum Hamim (Air yang sangat panas) hingga merobek-robek perut mereka.

Rasulullah juga pernah mengabarkan salah satu bentuk siksa neraka, "Jarak antara dua ujung pundak orang kafir di dalam neraka sejauh perjalanan tiga hari yang ditempuh penunggang kuda yang larinya cepat." [HR. Bukhori - Muslim]

Dalam banyak hadits juga diceritakan bahwa para penduduk neraka akan membesar hingga gigi gerahamnya sebesar gunung uhud, sedangkan tebal kulitnya setebal perjalanan sejauh 3 hari.

Namun, tidak semua ukuran penghuni neraka sama. Ada pula yang masuk neraka dengan wujud makhluk yang sangat kecil, mereka adalah golongan orang-orang yang sombong dan akan dikumpulkan dalam bentuk manusia seukuran biji dan akan digiring untuk masuk kedalam penjara di dasar neraka.

Para penghuni neraka akan ditemani dengan berhala-berhala yang dahulu mereka sembah. Oleh karena itu, matahari dan bulan juga akan dilemparkan ke dalam neraka karena ada sebagian manusia yang menyembahnya.

Mungkin kita merasa tidak menyembah selain Allah, namun kita mencintai sesuatu yang lain yang melebihi kecintaan kita kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan pada hari akhir, kita akan dikumpulkan dengan orang yang dulu kita idolakan.

Mungkin mereka adalah pemimpin-pemimpin kita atau pembesar-pembesar kita yang telah menyesatkan kita dari kebenaran.

"Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul". Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar"." [QS. Al-Ahzab ayat 66-68]

Rasulullah pernah bersabda ketika ditanya oleh seseorang tentang hari kiamat, "Sesungguhnya engkau bersama yang engkau cintai.". Anas bin Malik pernah berkata sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim, "Kami tidak pernah merasa gembira setelah masuk Islam lebih gembira disebabkan sabda Nabi SAW 'Sesungguhnya engkau bersama yang engkau cintai, maka aku mencintai Allah dan Rasul-Nya, Abu Bakar dan Umar, dan berharap aku bersama mereka meskipun aku tidak beramal seperti amalan mereka." [HR. Muslim]

Karena itu, berhati-hatilah dengan yang kita idolakan. Cukuplah Rasulullah SAW sebagai teladan kita, janganlah kita menjadi orang yang menyesal sebagaimana orang-orang kafir.

Mereka menangis dan berteriak mereka berharap kepada Allah untuk dikembalikan ke dunia agar mereka dapat beriman dan beramal saleh. Namun penyesalan itu tiada gunanya.    

Rasain kata malaikat Zabaniah, makan pencarian lo di dalam dunia. makanya jangan banyak berkata-kata lagi nikmati azabmu sekarang ini. Penyesalan hanya tinggal penyesalan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : GAMBARAN TENTANG PENGHUNI NERAKA

0 komentar:

Posting Komentar